Mengembalikan Budaya yang Hampir Hilang di Masyarakat Jurusan Pariwisata Syariah Gelar Pekan Pariwisata

Bapak Dekan FEBI Dr. Ulya Atsani, SH., M.Hum dalam sambutan Kegiatan Pekan Pariwisata
Batusangkar - Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan akan kebudayaan, berbagai kebudayaan yang lahir dari nenek moyang kita dan berkembang seperti beragamnya suku, bahasa, hukum adat serta pakaian tradisional daerah-daerah yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu tari, musik, dan makanan juga beraneka ragam dan memiliki keunggulan dan kebanggan tersendiri bagi daerah-daerah yang ada di Indonesia. Seiring berjalannya waktu kebudayaan yang di miliki daerah-daerah tersebut memudar akibat perkembangan zaman dan pengaruh dari luar serta ada nya globalisasi. Generasi muda menganggap bahwa kebudayaan lokal sudah ketinggalan zaman dan merekan memilih untuk mengikuti trend yang sedang hit saat ini.

Mahasiswa Jurusan Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar hadir untuk mengenalkan kembali Kebudayaan Lokal yang saat ini Generasi muda yang tidak mengetahui bahkan tidak dapat melakukannya kebudayaan Lokal daerahnya.  Mereka mengemas acara ini dalam Bentuk Pekan Pariwisata. Pekan Pariwisata merupakan acara rutin yang di Gelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pariwisata Syariah yang berlangsung selama 2 hari, yaitu hari Senin & Selasa 30 September & 01 Oktober 2019. Kegiatan ini merupakan pertama kali nya diselenggarakan pada tahun ini. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam 2 hari ini diantaranya adalah Vlog Competition, Pameran Jajanan Tradisional, Duta Wisata Kampus, Manampih Bareh serta membuat Teh Talua.


Kegiatan ini diikuti Oleh Seluruh Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam serta Dosen dan Karyawan Selingkup IAIN Batusangkar terlibat dalam memeriahkan Pekan Pariwisata ini. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Bapak Dr. Ulya Atsani, SH., M.Hum dalam sambutannya menyampaikan bahwa budaya itu merupakan suatu aset bangsa, aset daerah maka dari itu kita generasi muda hendaknya dapat melestarikan budaya lokal yang ada. Mengikuti perkembangan zaman itu boleh-boleh saja, tapi perlu diingat bahwa kebudyaan lokal harus tetap dilestarikan. Harapannya kedepan acara pekan pariwisata ini akan muncul setiap tahunnya karena ini merupakan acara yang sangat sesuai dengan visi IAIN Batusangkar yang Berkearifan Lokal.
Dekan FEBI Bapak Dr. Ulya Atsani, SH., M.Hum membuka Acara dengan Simbol Manampih Bareh

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.