Sabtu, 28 April 2018

3 Orang Mahasiswa FEBI Raih Prestasi di National Investment Fair 2018 Di Trisakti School Of Management


Galeri Investasi Syariah (gisbei), terus mengukir prestasi di kancah nasional. Setelah sebelumnya menjadi jawara di Sumatera Barat dan memperoleh berbagai prestasi di bidang pasar modal, pengelola galeri investasi syariah fakultas ekonomi dan bisnis Islam terus memberikan support terbaik kepada mahasiswa/i IAIN Batusangkar untuk ikut berkontribusi di kompetisi-kompetisi pasar modal yang ada di Indonesia. Tahun 2018, untuk pertama kalinya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam melalui gisbei  mengutus tiga orang mahasiswa untuk mengikuti ajang Nasional Investment Fair (NIF) 2018 yang diselenggarakan oleh Galeri Investasi Trisakti School of Management. Jakarta.
Kompetisi yang bergengsi, dan pertama di tingkat nasional ini berlangsung selama tiga hari dimulai Kamis, 26 April 2018 hingga Sabtu, 28 April 2018. Sebelumnya sebanyak 20 tim yang mewakili sabang sampai merouke telah berhasil lolos dari babak pra penyisihan dimana akumulasi penilaian diperoleh dari trading dan karya tulis. Salah satu dari tim tersebut adalah “RILIS IQ” – IAIN Batusangkar yang merupakan satu-satunya tim dari perguruan tinggi agama Islam di Indonesia yang berkesempatan mengikuti rangkaian NIF 2018. Terdiri dari sejumlah ini diikuti tiga orang peserta yang tergabung dalam tim “RILIS IQ”  IAIN Batusangkar. Mahasiswa tersebut adalah Iqbal Sulaiman, Liza Zulhayati, dan Muthaharsya Yushta serta didampingi oleh salah satu pengurus gisbei, Meidya Putri,SE. Mereka merupakan mahasiswa perbankan syariah semester Vidan VIII dan telah lulus Sertifikasi Keahlian di Bidang Pasar Modal serta diakui secara nasional.
Rangkaian kegiatan terdiri dari seminar nasional pasar modal di Bursa Efek indonesia, dilanjutkan hari ke-2 lomba games simulasi “stocklab”. Berhasil maju ke babak semi final, tim RILIS IQ mengikuti cerdas cermat. Puncaknya, pada hari sabtu lima tim yang lolos di ajang Cerdas Cermat harus bersaing di ajang debate competition. Adapun tim tersebut adalah tim Scion Capital dan Silver Line dari universitas Indonesia, Futuristic-STIE Kesatuan Bogor, dan Al-Fathan yang berasal dari Universitas Mercu Buana. Sebuah penghargaan terbaik menjadi penebus perjuangan yang dilakukan sejak awal perlombaan hingga terpilih sebagai salah satu pemenang. Ke depan, galeri investasi syariah bersama jajaran Fakultas tetap akan terus memberikan support terbaik kepada seluruh mahasiswa yang berkontribusi di pasar modal syariah Indonesia. Baik di bidang kompetisi maupun langsung berkontribusi sebagai investor.
“Akhirnya, prestasi yang membanggakan ini kami persembahkan untuk kampus tercinta IAIN Batusangkar terutama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.” Ungkap anggota tim saat meraih piala dan tabanas atas Juara III yang diraih.

Foto bersama para pemenang NIF 2018 bersama dewan juri



foto tim RILIS IQ bersama pendamping pasca pengumuman pemenang NIF 2018


Share:

Rabu, 18 April 2018

ANGGOTA BAZNAS PUSAT BERI KULIAH UMUM DI JURUSAN MANAJEMEN ZAKAT DAN WAKAF FEBI IAIN BATUSANGKAR

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar kembali menyelenggarakan kuliah umum, pada kesempatan ini dilaksanakan oleh Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf. Kuliah umum ini mengangkat tema “Mewujudkan Profesionalitas Sumber Daya Insani Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari BAZNAS Pusat, yakni Drs. Irsyadul Halim. Turut hadir pada kegiatan ini yaitu Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar yang terdiri dari Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. M. Abrar, Lc., M.A., Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Drs. Warnelis Watman, S.H., dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi dan Umum Drs. Yusrizal, S.H., Ketua UPZ IAIN Batusangkar Arif Zunzul Maizal, M.Ag., Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Jurusan selingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dosen dan Karyawan, serta mahasiswa dari tiga jurusan diantaranya Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Jurusan Manajemen Syariah, dan Jurusan Perbankan Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.Acara diselenggarakan pada Rabu, 18 April 2018 di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar.
Pada kesempatan tersebut, Drs. Irsyadul Halim memaparkan tentang pentingnya Sumber Daya Insani berkualitas pada Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Perusahan atau organisasi yang maju pada dasarnya didukung oleh Sumber Daya Insani (SDI) yang berkualitas.  OPZ yang profesional adalah yang mempunyai sistem manajemen SDI yang baik. SDI yang handal perlu meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kemauan untuk belajar dari kesuksesan orang lain. SDI yang baik adalah yang selalu menggali dan mempraktekkan aspek spiritual. Dalam mengelola zakat, amil hendaknya sebagai leader yang menjadi panutan masyarakat.
“Sarjana-sarjana unggulan dari Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf sangat diperlukan, karena minimnya SDI dalam bidang tersebut.,” ujar Drs. Irsyadul Halim.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum. yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan, bahwa kuliah umum ini merupakan langkah awalkerja sama yang dijalin IAIN Batusangkar dengan BAZNAS. Di mana kerjasama dengan Organisasi PengelolaZakat di Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik, seperti BAZNAS kabupaten Tanah Datar dan BAZNAS Propinsi Sumatera Barat. Harapannya, dari kedatangan Anggota BAZNAS Pusat ke FEBI IAIN Batusangkar diharapkan dapat menjalinkerjasama yang baik.
“Atas kehadiran dan dedikasi dari para peserta dan narasumber saya ucapkan terima kasih, dan berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar,” ucap Dr. Ulya Atsani, S.H., M.Hum.
Senada dengan itu, Ketua Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA), Widi Nopiardo, M.A.menyatakan bahwa acara kuliah umum ini diharapkan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang profesionalisme Sumber Daya Insani Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), sehingga mereka bisa berkontribusi untuk peningkatan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.
“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari sosialisasi visi dan misi Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf, Visinya yaitu: Unggul dalam manajemen zakat dan wakaf  berbasis  riset, integratif, interkonektif, berkearifan lokal, dan bereputasi global.Untuk itu pihak Jurusan bersinergi bersama Fakultas melaksanakan misi berupa: Menyelenggarakan pendidikan manajemen zakat dan wakaf yang profesional; Melaksanakan penelitian di bidang ilmu manajemen Zakat dan Wakaf yang integratif dan interkonektif berbasis kearifan lokal; Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu manajemen Zakat dan Wakaf yang berbasis riset dan kearifan lokal; Menyelenggarakan manajemen jurusan yang berorientasi pada kualitas transparansi dan akuntabilitas; Menjalin kerjasama dalam bidang manajemen zakat dan wakaf yang sinergis dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah dalam dan luar negeri.Kita berharap para mahasiswa dapat mengambil manfaatnya sebagai penambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang Sumber Daya Insani Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), sehingga menjadi bekal dalam menghadapi tantangan saat ini dan masa depan,” ujar Widi Nopiardo, M.A..
(Kajur Mazawa/Widi Nopiardo)
Share: